Tips Rumah Interior

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah Impian

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah – Penempatan keramik sebagai salah satunya tahapan finishing dalam membuat ataupun renovasi rumah.

Cara Menghitung keperluan keramik untuk rumah impian penting agar hasil akhirnya sesuai ekspektasi. Tahapan ini sangatlah penting sebab keramik bisa mendukung kenyamanan dan penampilan rumah kamu keseluruhannya.

Sekarang ini, harga material seperti keramik dan pengerjaannya dipatok harga yang bermacam sehingga kamu harus jeli saat lakukan perhitungan.

Nah, untuk menolong kamu, ada panduan dan cara hitung kepentingan keramik supaya sesuai keperluan dan bujet yang kamu miliki.

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah Impian

Persiapan Pemasangan Keramik Rumah

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah

Sebelum lakukan cara hitung kebutuhan keramik, terdapat sejumlah hal yang sebaiknya kamu persiapkan. Pertama, silahkan tetapkan luas yang hendak dipasangkan keramik baik itu pada lantai atau dinding.

Dalam hitung keperluan keramik, yakinkan untuk pilih jenis keramik yang ingin digunakan disesuaikan tipe keramik itu agar sesuai alokasinya, apa itu keramik lantai atau keramik dinding. Selain itu, pakai gambar kerja secara detail sehingga memudahkan kamu dalam hitung keperluan keramik.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dengan Luas Lantai Ruangan

Masuk ke tahap langkah menghitung kebutuhan keramik selanjutnya, kamu dapat menghitung luas lantai ruangan yang hendak terpasangkan keramik. Kamu dapat menghitung panjang dan lebar ruangan, lalu hitung menggunakan rumus yakni L = P x L.

Langkah Menghitung Kebutuhan Keramik Per Dus

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah

Umumnya, keramik yang ada di pasar dijual dalam bentuk dus berisi dan ukuran keramik yang berbeda-beda. Setelah ketahui luas lantai ruangan yang hendak terpasangkan keramik, hitung kebutuhan keramik selanjutnya dilakukan menghitung jumlah luas keseluruhan keramik di pada sebuah dus.

Untuk menghitung kebutuhan keramik ini, kamu dapat mengkonversikan satuan cm keramik jadi meter lalu dibagikan 100.Lalu, kalikan dengan jumlah keping keramik yang ada di dalam satu kemasan dus.

Baca Juga:  Model Sekat Ruangan, Cocok untuk Rumah Modern Minimalis!!

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Sesuai Kebutuhan Ruangan

Cara hitung kebutuhan keramik selanjutnya adalah mengalikan luas lantai dengan luas keramik. Kamu dapat menghitungnya dengan memakai rumus jumlah keramik = luas bidang lantai : luas keping keramik.

Sebagai contoh, luas ruang yang akan dilapisi keramik memiliki ukuran 6 x 6 m dan keramik yang akan dipakai memiliki ukuran 30 x 30 cm dengan isi 20 keping per dus. Maka, perhitungan pada akhirnya adalah:

  • Luas lantai: 6 x 6 m = 36 m2
  • Konversi ukuran keramik 30 cm = 0,30 m2
  • Luas keramik: 0,30 x 0,30 x 20 = 1,8 m2
  • Kebutuhan keramik: 36 m2 x 1,8 m2 = 64,8.

Tentukan Keramik yang Digunakan

Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah

Berdasar penghitungan rumus di atas, hasil yang didapatkan ialah 64,8 di mana kamu dapat membulatkannya sehingga pembelian keramik sekitar 65 dus.

Sementara itu, ketersediaan ukuran dan tipe keramik yang ada di pasar sangatlah beragam dan kamu harus menyelaraskan peruntukannya apa itu untuk dipasangkan di area dalam rumah, tempat kamar mandi, bahkan area teras.

Supaya ruangan tampil lebih menarik, tentu saja pemilihan mebel harus dilakukan dengan cermat. Bila kamu ingin menambahkan sofa bed. Tetapi dilengkapi dudukan dan sandaran empuk dan telah dilapisi kain woven berkualitas tinggi hingga bisa memberi kenyamanan maksimal.

Mudah sekali bukan hitung kebutuhan keramik di atas? Dengan membaca ulasan di atas, kamu akan mendapatkan tutorial komplet dan panduan yang bermanfaat untuk menghitung kebutuhan keramik yang pas, hingga hasil akhirnya akan sesuai ekspektasimu.

Jangan sampai salah kalkulasi dan kelebihan atau kekurangan material, karena ini bisa mempengaruhi kualitas dan penampilan rumah keinginanmu.

Copyright Milik CV. Dinasti Nawa Karya, Segala Tindak Pengambilan Aset Digital, Copy dan Paste Akan Kami Proses Secara Hukum.